Jasa Pembuatan Software Custom di Bandung

 

software

               software custom

Pengetian Software custom

Customize  adalah software yang diciptakan berdasarkan permintaan dan kebutuhan (bahkan situasi/kondisi) tertentu. Banyak Software House yang menghasilkan Perangkat lunak ini berdasarkan proyek/pesanan tertentu.

Jenis-jenis software

– Software hotel

 -Sofware kamus

 -Software kasir

 -Software pemerintahan

katagori software

– Software Desktop

Progam Aplikasi Perkantoran,Program aplikasi pemutar musik (Winamp),Program aplikasi pengolah gambar (Adobe Photoshop),

– Software website

Search Engine, Web Mail, Social Networking, Web Content Management System, Sistem Informasi Berbasis Website, E-Commerce, Forum Online, Google Docs, Streaming TV/Video Online

Langkah-langkah membuat software

1. Defining the problem ( definisi masalah )

Masalah disini yaitu masalah yang akan di analisis dan selanjutnya di pecahkan melalui program atau aplikasi melihat dari sundut pandang kebutuhan.

Simpulkan dengan meringkas masalah dan solusi. Setelah Anda telah mempresentasikan visi ideal untuk software Anda, mengidentifikasi masalah yang menghalangi Anda dari mencapai idealisme ini, dan menyarankan solusi, Anda hampir selesai. Yang tersisa untuk dilakukan adalah menyimpulkan dengan ringkasan argumen utama Anda.

2. Planning and Design System ( perencanaan dan desain system )

Pada tahapan ini sangat diperlukan, karena tanpa tahapan planning pekerjaan yang dilakukan akan sia-sia tentunya dan memakan waktu yang lama. dengan planning system akan jelas serta tampilan aplikasi yang dibuat juga terarah. biasanya perancangan system dilakukan oleh system analyst yang selanjutnya di kerjakan oleh seorang programmer.Design System ini biasanya menggunakan Flowchart System atau symbol alur program dan sebagainya.

3. Implementasi

Pada tahap ini programmer tentunya mengimplementasikan rancangan ke dalam bentuk struktur coding atau sering disebut code a programmer languange. Bahasa program tentu banyak tergantung pemakaian.

4. Documentation ( dokumentasi )

Setelah tahap implementasi dilakukan dan program sudah mencakup 80 % selanjutnya buat lah dokumentasi atau komentar-komentar pada cuplikan program, tujuannya adalah jika terjadi debug atau problem kita dapat mengoreksinya dengan mudah dan sebaliknya orang dapat mengoreksi program yang kita buat.

5. Testing

Tahap testing juga tidak luput dari pembahasan seperti yang di kutip dari blog sebelah yaitu tahap :

  • Unit Testing

    Menguji setiap unit dan modul yang terdapat dalam program tersebut

  • Integration Testing

    Menguji integrasi yang dilakukan kepada program seperti halnya ketika program tersebut sudah diinstall di client kita yang membutuhkan integrasi dengan sisitem yang lain seperti halnya integrasi dengan database.

  • Validation Testing

    menguji masukan yang diberikan kepada program. apapun masukannya program harus bisa menyelesaikan dengan baik.

  • Sistem Testing

    Pada tahap ini menguji permorfa dari program, apabila program dijalankan dengan kondisi-kondisi tertentu bagaimana?

6. Maintenance

Program tanpa maintenance tentu tidak update dalam masalah bug error report yang dikeluhkan oleh pemakaian.  Agar aplikasi dapat di kembangkan kembali beberapa tahun kemudian atau open source serta ada juga close source yang tidak bisa di kembangkan oleh pihak lain biasanya ditentukan oleh lisensi sebuah program hanya untuk pemakaian saja.

Kenapa software Mahal ?

Software Mahal Mungkin karena Software Tersebut adalah software yang original tidak seperti software yang murah (bajakan) . inilah manfaat menggunakan software original :

Mendapatkan update patch terbaru, bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan software, juga meningkatkan keamanan penggunaan dari kejahatan internet.

Tidak ada jaminan bahwa software bajakan berisi sama persis dengan software asli atau original, apalagi jika mengingat kemungkinan adanya virus, malware atau spyware yang disusupkan kedalam software tersebut.

Menghindari oknum-oknum yang mencari kesalahan pengguna akibat software legalitas ini. Untuk jenis software licensing corporate, user akan tercatat dalam website software tersebut, sehingga resiko tetap dianggap tidak legal tidak terbukti.

Mendapatkan pelatihan produk yang dibeli dengan mendapatkan akses khusus ke website software, yang tidak bisa didapatkan dari membeli software bajakan.